Recent Posts

Saturday, January 23, 2010

"Ngeseks", Kok Minta Lewat Belakang?


"Ngeseks", Kok Minta Lewat Belakang?

KOMPAS.com — Memiliki pasangan yang mahir dalam teknik bercinta memang menyenangkan. Namun, bagaimana bila pasangan suka melakukan hubungan lewat "belakang" alias seks anal?

Meski sodomi atau hubungan seks yang dilakukan lewat dubur sering kali dilakukan oleh pasangan homoseksual, ternyata tak sedikit pria heteroseksual yang diam-diam ingin melakukan seks anal dengan istrinya.

"Sekitar 15 persen sodomi dilakukan antarlaki-laki, sedangkan sodomi dengan istri sekitar 3 persen," kata pakar seksologi Prof Dr dr Alex Pangkahila, Sp And dari Universitas Udayana, Bali.

Untuk kelompok heteroseksual, yang senang dengan sodomi pada umumnya merasa lebih terpuaskan dengan sodomi. "Mereka akan lebih puas karena jepitan otot-ototnya lebih kuat dibandingkan otot vagina," katanya.

Prof Alex menekankan, hubungan seks yang dilakukan lewat anal tidak sehat. "Secara alami, hubungan diciptakan memang lewat vagina karena diharapkan secara fisiologis, saat penis dimasukkan, terjadi respons pembasahan di vagina agar tidak terjadi perlukaan," paparnya.

Perlendiran vagina memang tidak selalu terjadi secara fisiologis sehingga terkadang terjadi nyeri saat hubungan seksual dilakukan. Penyebab kurangnya lendir bisa beragam, antara lain karena foreplay yang kurang lama, stres, diabetes, pengaruh obat-obatan, atau kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

"Bila hubungan seks dilakukan lewat anus yang relatif tidak terjadi pembasahan, maka sudah pasti hubungan seks akan terasa menyakitkan. Selain itu, kepekaan saraf erotiknya berbeda dengan saraf vagina sehingga kenikmatan tidak didapat oleh wanita," papar Alex. Padahal, hubungan seks sejatinya mampu memuaskan kedua belah pihak.

Efek Negatif dari Kurang Tidur


Insomnia

VIVAnews - Ketika Anda memiliki kualitas tidur baik, maka segala aktivitas tubuh dan aktivitas kehidupan sehari-hari akan berjalan lancar. Sebaliknya, jika kualitas tidur buruk, berbagai efek negatif muncul.

Inilah dampak buruk yang bisa Anda alami jika waktu tidur Anda kurang dari 7-9 jam/hari, dan bila tidur Anda tidak nyenyak.

1. Hasrat ngemil makanan berlemak meningkat

Kurang tidur bisa melenyapkan hormon yang mengatur nafsu makan. Akibatnya, keinginan menyantap makanan berlemak dan tinggi karbohidrat akan meningkat. Sehingga menyebabkan Anda menginginkan asupan kalori tinggi. Jika selama 2 malam tidur Anda tidak berkulitas bisa memicu rasa lapar berlebihan. Kondisi ini terjadi karena merangsang hormon ghrelin penambah nafsu makan, dan mengurango hormon leptin sebagai penekan nafsu makan.

Seiring dengan berjalannya waktu, hal ini dapat menyebabkan penambahan berat badan. Dalam penelitian yang dilakukan pada orang kembar identik oleh University of Washington menemukan, mereka tidur 7-9 jam setiap malam, rata-rata indeks massa tubuh 24,8, hampir 2 poin lebih rendah daripada rata-rata Body Mass Index (BMI) mereka yang kurang tidur.

2. Antibodi menjadi lemah

Berdasarkan studi JAMA, mereka yang tidur kurang dari 7 jam per malam bisa 3 kali lebih rentan mengalami rasa dingin. Penelitian lain menemukan, pada pria yang kurang tidur akan mengalami kegagalan untuk menjaga respon imun atau kekebalan tubuh secara normal setelah menerima suntikan flu. Mereka yang kurang tidur, antibodi yang bekerja setelah dilakukan vaksinasi hanya bisa bertahan paling lama 10 hari. Kondisi tersebut sangat berbahaya.

karena itu, perbaiki kualitas tidur, untuk meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Jika terlalu sedikit waktu tidur Anda sistem kekebalan tubuh bisa terganggu.

3. Rentan terserang diabetes

Gula adalah bahan bakar setiap sel dalam tubuh Anda. Jika proses pengolahannya terganggu bisa menyebabkan efek buruk. Dalam penelitian yang dilakukan Universitas Chicago, AS, yang meneliti sejumlah orang selama 6 hari, mendapatkan kondisi ini bisa mengembangkan resistansi terhadap insulin, yakni hormon yang membantu mengangkut glukosa dari aliran darah ke dalam sel.

Mereka yang tidur kurang dari 6 jam per malam dalam penelitian 6 hari ini menemukan, terjadi proses metabolisme gula yang tidak semestinya. Akibatnya bisa menyebabkan timbulnya diabetes.

4. Stres meningkat

Studi yang dilakukan Universitas Chicago juga menemukan 'menutup mata' kurang dari 7 jam bisa meningkatkan produksi kortisol atau hormon stres. Bahkan pada sore dan malam hari dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah dan glukosa darah sehingga bisa memicu terjadinya hipertensi, penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

5. Memicu rasa gelisah

Rasa gelisah setiap malam pasti akan terus menghantui mereka yang memiliki kualitas tidur buruk. Reaksi tubuh pun bisa menurun. Yang lebih kronis lagi, perasaaan bahagia tidak akan menghampiri hidup mereka yang kurang tidur. "Tidur dan suasana hati diatur oleh zat kimia otak yang sama," kata Joyce Walsleben, PhD. Hal ini dapat meningkatkan risiko pengembangan depresi, tapi mungkin hanya bagi mereka yang sudah rentan terhadap penyakit.

6. Tampak lebih tua

Mereka yang kurang tidur biasanya memiliki kulit yang pucat dan wajah lelah. "Lebih buruk lagi, peningkatan kadar kortisol dapat memperlambat produksi kolagen yang memicu terjadinya keriput lebih cepat," kata Jyotsna Sahni, MD, ahli masalah tidur di Canyon Ranch, Tucson.

7. Berbagai rasa sakit bisa timbul

Tidaklah mengherankan, sakit kronis seperti masalah punggung atau arthritis bisa saja terjadi bila Anda melakukan aktivitas tidur yang buruk. Dalam sebuah studi dari John Hopkins Behavioral Sleep Medicine Program, direktur Michael Smith, PhD, membangunkan orang dewasa muda yang sehat selama 20 menit setiap jam selama 8 jam selama 3 hari berturut-turut. Hasilnya, mereka memiliki toleransi sakit yang lebih rendah, dan mudah mengalami nyeri.

8. Risiko kanker lebih tinggi

Olahraga membantu mencegah kanker, tetapi terlalu sedikit memejamkan mata dapat merusak efek pelindungnya. Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health studi meneliti hampir 6.000 wanita selama sekitar satu dekade dan menemukan bahwa penggemar olahraga yang tidur 7 jam atau lebih sedikit per malam memiliki kesempatan lebih besar 50% mengidap kanker daripada mereka yang rutin melakukan senam dan memiliki kualitas tidur yang baik.

Pasalnya, kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan gangguan metabolisme hormonal dan dikaitkan dengan risiko kanker, dan bisa 'menghapus' manfaat latihan.

addicT Nonton TV Bisa Cepat Mati?



Terlalu Banyak Nonton TV Bisa Cepat Mati?

WASHINGTON, KOMPAS.com — Sebuah penelitian baru menunjukkan, terlalu banyak menonton televisi dapat memangkas umur manusia. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di situs Web Circulation, sebuah jurnal Asosiasi Jantung Amerika (American Heart Association), ditemukan bahwa semakin lama seseorang menonton televisi, semakin besar pula risiko kematian dini–terutama penyakit jantung.

Sebagaimana dikutip dari CNN Health, penelitian tersebut berlangsung selama lebih dari enam tahun dan memonitor kehidupan 8.800 orang dewasa di Australia yang tidak memiliki sejarah penyakit jantung dalam enam tahun terakhir.

Hasil penelitian tersebut memperlihatkan bahwa dari jumlah total partisipan yang menonton televisi selama empat jam atau lebih, sebanyak lebih dari 80 persen punya kemungkinan meninggal akibat penyakit jantung dan lebih dari 46 persen mungkin meninggal akibat penyebab lain.

Setiap tambahan satu jam di depan televisi meningkatkan risiko meninggal akibat penyakit jantung sebanyak 18 persen dan risiko kematian secara keseluruhan sebanyak 11 persen.

Pola ini tetap berlaku walaupun tingkat pendidikan dan kesehatan partisipan secara keseluruhan–termasuk umur, merokok atau tidak, level kolesterol, dan tekanan darah–turut diperhitungkan.

Menurut David Dunstan PhD, ketua penelitian dan kepala laboratorium kegiatan fisik di Baker IDI Heart and Diabetes Institute, sebuah pusat riset nasional di Victoria, Australia, yang membahayakan bukan televisi itu, tetapi posisi duduk ketika menonton televisi.

"Menonton televisi berkepanjangan sama dengan terlalu banyak duduk, yang berarti ketidakhadiran pergerakan otot ... (sehingga) dapat mengganggu metabolisme Anda," kata Dunstan.

Awas, Terlalu Banyak Duduk Bisa Mematikan



Awas, Terlalu Banyak Duduk Bisa Mematikan

VIVAnews - Kebiasaan sehari-hari bisa berakibat fatal, apalagi bagi para pekerja kantoran. Peringatan baru dari para ahli kesehatan, duduk bisa mematikan.

Para ilmuwan mengatakan duduk dalam waktu lama, bahkan jika Anda rajin olah raga, bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Tak pandang bulu apakah Anda duduk di kantor, sekolah, di dalam mobil, atau di depan televisi dan komputer.

Riset ini memang masih terbilang awal, namun beberapa kajian sudah menyatakan orang yang sehari-harinya menempel di kursi, terancam menjadi gemuk, terkena serangan jantung, bahkan kematian.

Dalam editorial di British Journal of Sport Medicine, Elin Ekblom-Bak, dari Sekolah Olahraga dan Ilmu Kesehatan Swedia menganjurkan pihak berwenang memilikirkan kembali definisi 'aktifitas fisik'.

Sebab, ketika lembaga kesehatan merekomendasikan aktifitas fisik minimum yang harus dilakukan sehari-hari - itu tak termasuk membatasi waktu yang digunakan dalam waktu duduk.

"Setelah empat jam duduk, tubuh muai mengirimkan sinyal-sinyal berbahaya," kata Ekblom-Bak. Dijelaskan dia, gen yang mengatur glukosa dan lemak dalam tubuh mulai berhenti bekerja.

Bagaimana dengan orang yang rajin olah raga? Ternyata, masih beresiko. Ahli dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan orang yang rajin olah raga tapi terlalu banyak duduk, hanya bisa selamat jika latihan dilakukan rutin setiap hari, bukan hanya kadang-kadang.

Namun, fakta membuktikan orang yang bekerja di kantor memang lebih banyak duduk daripada beraktifitas. Berdasarkan hasil survei di Amerika Serikat, tahun 2003 hingga 2004, warga Amerika sehari-hari lebih banyak duduk, baik di kantor atau di dalam kendaraan.

Lalu, bagaimana cara mengurangi risiko duduk? "Sudah pasti, orang harus terus berolah raga. Sebab, olah raga mendatangkan banyak manfaat," kata Ekblom-Bak.

Di kantor? "Diajurkan untuk bangkit dari kursi sesering mungkin. "Jangan hanya mengirim email atau pesan elektronik. Bangun, datangi kolegamu. Berdiri!"

(AP)

Saran Aman Ber-ATM dari Mantan Pembobol Rekening

Skimming yang menelan korban nasabah bank di Indonesia dan juga negara-negara lain di dunia tidak menggunakan teknologi canggih. Dengan alat dan trik yang sederhana, pencuri dengan mudah menyedot aset nasabah.

Kesederhanaan modus ini diungkap oleh Dan DeFelippi, mantan pencuri identitas nasabah kartu debet dan kartu kredit. Kini DeFelippe "telah insyaf" setelah ditangkap polisi AS tahun 2003 lalu dan kini bekerja sama dengan aparat hukum guna membongkar jaringan jahat di internet.

DeFelippe menyatakan, untuk mencuri identitas pemilik kartu kredit, dia cukup membeli nomor kartu kredit. "Anda dapat memberi nomor kartu kredit seharga satu dolar, dua dolar atau tiga dolar," katanya seperti dilansir www.13wham.com di Rochester, New York.

Website 'bawah tanah' juga menyediakan trik jahat ini. "Orang-orang secara aktif menulis informasi dan secara aktif menulis tutorial. Anda bisa mendapatkan daftar itu dengan mudah," ujarnya.

DeFelippi menyatakan, orang-orang sering bingung di depan mesin ATM dan pencuri tahu itu lalu memerasnya. "Bila Anda dapat memasang steker kamera di komputer dan steker sebuah VCR ke TV, Anda bisa melakukan skimming di ATM. Itu (Skimming) sesederhana itu. Anda bisa memberi piranti keras, yang harus Anda lakukan semua hanyalah mengkoneksikannya," ujarnya.

Inilah tips aman dari DeFelippe:

1. Salah satu ciri sebuah alat skimmer telah ditempelkan adalah bila Anda tidak melihat cahaya

berpendar LED ketika Anda memasukkan kartu ke mesin ATM. Bisa jadi lampu LED tidak

terlihat berpendar karena tertutupi oleh skimmer.

2. Waspadai kotak brosur yang mungkin menempel/di dekat ATM karena kotak brosur itu bisa

jadi berguna untuk menutupi kamera tersembunyi untuk merekam gerakan jemari Anda

menekan nomor PIN.

3. Biasakanlah menggunakan mesin ATM yang terdekat dengan kediaman/kantor Anda

sehingga Anda familiar bagaimana mengoperasikannya dan mengetahui dengan cepat bila ada

kejanggalan.

4. ATM drive-through adalah target bagus untuk pencuri identitas karena pengemudi seringkali

merasa terburu-buru dengan pengantre lainnya sehingga tidak memberi perhatian lebih.

5. ATM teraman adalah yang berada di dalam bank atau toko yang ramai orang-orang.


6. Waspadalah bila ATM mengaku "rusak/out of order" sehingga uang tak bisa keluar, padahal

Anda telah memasukkan kartu dan telah memasukkan PIN.

Di Indonesia, sejumlah bank telah mengumumkan kerugiannya akibat aksi skimmer. Rinciannya:

* BCA: 200 nasabah dibobol dengan kerugian sekitar Rp 5 miliar
* BNI: 19 nasabah dengan kerugian sekitar Rp 200 juta
* BRI: 3 nasabah dengan kerugian sekitar Rp 48,5 juta.

Friday, January 22, 2010

kHasiiaT si-bEnjooL alias PETE



Pete memang makanan ini sangat enak dihidangkan dalam berbagai macam bentuk olahannya, buat teman lauknya pas banget sama sambel terasi/kacang, wach pokoke mantappps tenan, tapi jangan lupa menyiram pas mau ke kamar mandi, kalau ga disiram banyak air baunya dahsyat banget lohh..

Ternyata PETE ini, yang tergolong buah-buahan banyak manfaat yang di dapat, memang ALLAH luar biasa menciptakan segala sesuatu, pasti menguntungkan buat umat manusia :

>> Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi , banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan , sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax , memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

PMS (Premenstrual Syndrome)
Jika mengalami PMS saat ‘ tamu ‘ datang , kamu ga perlu minum pil ini ataupun itu , cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah , yang dapat membantu mood.

Anemia
Dengan kandungan zat besi yang tinggi , pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

Tekanan Darah Tinggi
Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium , tetapi rendah garam , sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya , sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.

Kemampuan Otak
200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan , istirahat , dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.

Sembelit
Karena kandungan serat yang tinggi , maka pete akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan ,membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ..

Obat Mabuk
Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake pete , yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh , sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh. Selain tentu saja karena baunya yang membangunkan dari mabuk.

Kekenyangan
Pete memiliki efek antasid pada tubuh , sehingga bila dada anda terasa panas akibat kebanyakan makan ,cobalah makan pete untuk mengurangi sakitnya.

Mual di pagi hari
Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.

Gigitan Nyamuk
Sebelum anda meraih krim gigitan nyamuk , coba untuk menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian dalam kulit pete. Banyak orang berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini.

Untuk Saraf
Pete mengandung vitamin B dalam jumlah besar , sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.

Kegemukan
Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit , peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.
Laporan menyimpulkan bahwa , untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik , kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi, karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap.

Luka Lambung
Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.

Mengatur Suhu Tubuh
Banyak budaya lain yang melihat pete sebagai buah ‘ dingin ‘ yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. Di Belanda misalnya , ibu hamil akan makan pete untuk meyakinkan agar si bayi lahir dengan suhu tidak tinggi.
Pete tu mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa , fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Nah..kombinasi ini , ternyata bikin kita jadi sangat bertenaga!
Riset membuktikan dua porsi pete aja..mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.
Makanya , tau ga sih kalo makanan ini tu kesukaannya para atlet top!
Selain itu , pete juga banyak gunanya. Bisa juga ngebantu ngobatin beberapa penyakit. Check this out! (dari berbagai sumber).

Seasonal Affective Disorder (SAD) (penyakit emosional yang kacau)
Pete dapat membantu penderitas SAD kerena mengandung pendorong mood alami , tryptophan.

Merokok
Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya , bersama dengan kalium dan magnesium , membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin

Stress
Kalium adalah mineral penting , yang membantu untuk menormalkan detak jantung , mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika kita stress , kecepatan metabolisme kita akan meningkat , sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan petai yang tinggi kalium.

Stroke
Menurut riset dalam “The New England Journal of Medicine , ” makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.

Caplak
Mereka yang suka berpaling pada pengobatan alami akan berani bersumpah , jika kamu ingin mematikan caplak , maka ambil sepotong pete , dan letakkan di caplak itu. Tetap pertahankan pete itu dengan menggunakan plester!
Pete dapat membantu penderitas SAD kerena mengandung pendorong mood alami , tryptophan.

10 hal seks yg mEngejuTkaan

New York, Di negara-negara maju, data perilaku seks sangat diperlukan untuk mengetahui kebiasaan hidup atau penyakit yang harus dihadapi. Apa saja data seks yang menurut negara barat mengejutkan?

Seperti dilansir livescience, Kamis (21/1/2010), perilaku seks bebas telah menjadi bagian gaya hidup orang dewasa. Berikut data perilaku seks di negara-negara maju.

1. Kenapa melakukan seks?

Jawabannya sudah jelas karena dorongan biologis. Tapi buat mereka yang mengejutkan ada juga yang melakukan seks selain kebutuhan biologis adalah untuk menjaga keturunan. Hal ini tentu saja agak kontroversial, karena di beberapa negara melakukan hubungan seks adalah untuk mencari keturunan.

Di abad 18, seorang perempuan Rusia memegang rekor melahirkan anak terbanyak yakni 69 anak, setelah hamil sebanyak 27 kali dengan kelahiran 16 pasang anak kembar, 7 anak kembar tiga, 4 anak kembar empat.

Tapi kemudian dikalahkan oleh Raja Maroko yang menurut Guinness Book of World Records memiliki 342 anak perempuan dan 525 anak laki-laki dan pada tahun 1721 ia memiliki keturunan 700 anak laki-laki.

2. Pentingkah ukuran kelamin?

Tenang saja, kebanyakan mengaku ukuran bukanlah segala-galanya. Rata-rata penis yang mengalami ereksi berukuran 5 inchi (12,25 cm) sampai 7 inchi (17,15 cm) alias ukuran normal saja.

3. Apakah Anda memerlukan alat bantu?
Sekitar 5 persen dari laki-laki usia 40-an tahun dan 15-25 persen dari pria usia 65 tahun mengalami masalah disfungsi ereksi, kelompok inilah yang terkadang memerlukan alat bantu.

4. Kapan Anda kehilangan keperjakaan dan keperawanan?

Laki-laki rata-rata kehilangan keperjakaannya pada usia 16,9 tahun dan wanita lebih tua sedikit 17,4 tahun. Studi baru menemukan masalah genetik juga menjadi faktor keinginan orang untuk menunda atau melakukan lebih cepat hubungan seksual.

5. Apakah Anda memiliki sofa yang nyaman?

Sofa nyaman selama ini diduga menjadi tempat favorit seks selain di ranjang. Tapi sekitar satu dari 10 pasangan menikah atau 12 persen mengatakan bahwa mereka biasanya tidur sendirian di sofa.

6. Apakah Anda mengalami orgasme saat melakukan seks?

Sebanyak 75 persen laki-laki mengaku mencapai orgasme saat berhubungan seks sedangkan perempuan hanya 29 persen. Kebanyakan wanita tidak dapat mencapai klimaks melalui hubungan seks langsung, tapi membutuhkan waktu untuk rangsangan klitoris.

7. Apakah Anda mendapat keuntungan dari seks?

Dua pertiga mahasiswa mengaku mendapat keuntungan seks dengan pertemanan. Namun karena tidak terikat sehingga kurang ada komitmen.

Lebih dari separuh mahasiswa mengaku telah berhubungan seks dengan temannya dalam segala bentuk seks, sebesar 22,7 persen mengaku telah melakukan hubungan seksual saja, dan 8 persen mengatakan melakukan segalanya kecuali bersetubuh.

8. Berapa banyak pasangan seks yang Anda miliki?

Menurut survei terhadap orang dewasa berusia 20-59 tahun, perempuan mempunyai rata-rata empat pasangan seks selama hidup mereka dan laki-laki memiliki rata-rata tujuh pasangan.

9. Apakah Anda mengambil cuti hamil?

Dua pertiga dari perempuan yang melahirkan anak pertama antara tahun 2001 dan 2003 tetap bekerja selama kehamilannya, sebesar 80 persen perempuan masih bekerja satu bulan atau kurang sebelum melahirkan.

Bandingkan dengan periode antara 1961 dan 1965, ketika hanya 44 persen perempuan yang bekerja selama hamil dan 35 persen yang masih bekerja satu bulan atau kurang sebelum waktu melahirkan.

10. Apakah Anda terinfeksi penyakit?

Sebanyak 50 persen pelaku seks aktif, baik pria maupun wanita mengalami infeksi HPV/human papillomavirus (penyebab kanker leher rahim) sepanjang hidup mereka.

angga ADDICTED